Setiap nafas yang mengalir masuk ke peparu
Setiap denyut nadi yang berdetik
Setiap kali jantung mengepam darah dan udara
Setiap kali itu juga hati ini menasbihkan kerinduan pada mu yang tercinta
Siang ku malap
Malam ku gelita
Jiwa ini sudah terlelap
Hanya dikau mampu mengejutkannya
Wahai bidadari utusan syurga
Kejutkan segera kejutkan dengan jiwa
Kembalilah manisku
Dikau yang meredupkan mata ku
Melemahkan sendi-sendi yang menongkat jasad
Menghentikan akal yang sedang berfikir
Merubah api hati menjadi salju perasaan
Yang mana kini mencair dalam panas keasyikan
Asyik membayangkan kasih mu manisku
Setelah aku kehilangan hati yang kau larikan