Salam matahari pagi ku.
Hari aku menulis sedikit lewat, sekitar jam 3.16 pagi. Tadi malam aku melihat mu. Berbaju merah jambu. Di keliling kita di dewan itu ada beratus wajah menggoda. Namun, mataku tetap untuk mu. Aku pergi atas rasa cinta dan aku merasa setiap saat kau berada dekat denganku adalah sesuatu yang bukan sia-sia. Sengaja aku memilih kerusi yang banyak kosong di suatu posisi dewan itu. Aku membayangkan kau melihat dan perlahan datang duduk di samping ku lalu kita berbual soal persembahan di depan sambil ketawa.
Tapi itu mustahil. Seperti statusku, mengejar sesuatu yang mustahil. Dan realitinya mustahil itu telah berlaku. Kau kekal berdiri sambil dikelilingi teman-teman mu. Terima kasih sebab memberi aku sedikit masa untuk menegur mu. Bagiku itu sudah cukup membahagiakan. Aku ini hanya binatang jalang, tak layak untuk kau beri perhatian. Cukuplah sedikit teguran, bagiku itu sudah syurga. Selamat malam cinta!
No comments:
Post a Comment